Penyakit atau gangguan di mata sama-sama menunjukkan gejala mata merah.
Jadi, Anda perlu berhati-hati menggunakan obat tetes mata, karena belum
tentu cocok dengan gangguan pada mata yang sedang dialami. Menggunakan
obat tetes mata tanpa saran dari dokter bisa berbahaya. Ada jenis obat
mata yang tidak boleh digunakan (kontraindikasi) untuk penyakit mata
tertentu. Sama-sama menyebabkan mata merah, obatnya bisa berbeda.
Iritasi
atau infeksi mata biasanya menyebabkan mata merah. Namun demikian,
glaukomo juga menunjukkan mata merah. Dan tentu saja obatnya tidak sama
dengan obat untuk iritasi atau infeksi mata.
Obat tetes mata ada
beberapa jenis, yang indikasinya berbeda, dan tidak sama cara
menggunakannya. Obat tetes mata sebaiknya jangan disimpan terlalu lama
jika kemasannya sudah dibuka. Selain konsentrasi obat berubah, mungkin
efektivitasnya juga sudah menurun, selain kemungkinan kandungan di
dalamnya rusak.
Obat tetes mata untuk mata infeksi sebaiknya langsung
dibuang setelah digunakan. Kemungkinan obat tercemar oleh bibit
penyakit sewaktu dibuka, besar sekali. Apabila obat tetes mata yang
sudah tercemar ini tetap digunakan, alih-alih menyembuhkan, justru
memperparah penyakit mata yang sudah ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar