Selasa, 23 Oktober 2012

6 Minuman untuk Kesehatan Jantung

Berikut ini adalah beberapa jenis minuman yang disarankan yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung :
1. Kopi
Mungkin hal ini sepintas terdengar aneh. Tapi tahukah Anda bahwa kopi memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi ketimbang kakao atau teh? Mengonsumsi kopi dalam jumlah yang tepat dapat menghambat peradangan dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah studi jangka panjang dan berskala besar, di mana melibatkan lebih dari 83.000 perempuan menunjukkan bahwa minum 2 cangkir kopi setiap hari dapat memangkas risiko terkena stroke 20 persen lebih rendah ketimbang mereka yang sedikit minum kopi atau tidak sama sekali.
Saran : Meminum antara 2 hingga 4 cangkir kopi per hari termasuk kategori moderat. Tetapi jika Anda mengalami insomnia, gelisah dan kelelahan, cukup minum satu gelas saja.
2. Jus delima
Belakangan ini reputasi jus buah delima semakin melonjak dan memikat para peneliti gizi. Betapa tidak, para pakar dari University of California menemukan bahwa, kapasitas antioksidan jus delima tiga kali lipat lebih tinggi ketimbang anggur merah dan teh hijau. Bahkan penelitian awal menunjukkan, konsumsi rutin jus buah delima dapat menurunkan kolesterol, mengurangi plak arteri (faktor risiko untuk penyakit jantung), dan meningkatkan aliran darah ke jantung.
Saran: Jika memungkinkan, hindari tambahan pemanis saat membuat jus delima.
3. Anggur merah (red wine)
Anggur merah mengandung banyak senyawa yang dapat melindungi kesehatan jantung, termasuk di antaranya resveratrol. Resveratrol memiliki sifat antioksidan yang dapat melindungi pembuluh darah di jantung serta membantu mencegah pembentukan penggumpalan darah. Beberapa bukti juga menunjukkan, konsumsi anggur merah dalam jumlah yang moderat dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik).
Saran: Untuk perempuan, dianjurkan tidak lebih dari 1,5 gelas perhari. Sedangkan untuk pria, tidak lebih dari 2 gelas.
4. Teh hitam
Teh hitam dihasilkan melalui proses fermentasi setelah daun dipanen lalu dikeringkan. Pengolahan ini mengubah komposisi kimia dari daun, sehingga menghasilkan beberapa antioksidan kuat yang membantu mendukung kesehatan jantung. Teh hitam telah terbukti mengurangi risiko stroke, mengurangi LDL (kolesterol jahat), memperbaiki fungsi pembuluh darah, dan meningkatkan aliran darah dalam arteri koroner.
Saran : Semakin lama Anda mencelupkan teh, maka semakin besar manfaat fitokimia yang diperoleh. Oleh karena itu, menyajikan teh dengan air panas akan jauh lebih baik sekaligus menjaga kandungan antioksidan tetap terjaga. Minum beberapa cangkir teh hitam setiap hari dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
5. Teh hijau
Seperti teh hitam, teh hijau mengandung banyak antioksidan yang baik untuk jantung. Perbedaan utamanya adalah bahwa teh hijau tidak difermentasi. Sebuah studi tahun 2004 menunjukkan bahwa minum teh hijau dalam jumlah yang banyak dapat mencegah resiko penyakit arteri koroner. Ada banyak penelitian yang menghubungkan konsumsi teh hijau dengan kolesterol rendah, pencegahan pembekuan darah dan stroke.
Saran: Minum 1-3 cangkir teh hijau sehari.
6. Air
Dehidrasi dapat berkontribusi pada beberapa faktor risiko untuk penyakit jantung koroner, termasuk darah kental. Ketika Anda sedang mengalami dehidrasi, darah akan menjadi lebih kental. Kondisi ini membuat hati Anda mengeluarkan lebih banyak energi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Bahkan, dehidrasi kronis dapat menyebabkan hipertensi (tekanan darah tinggi).
Saran: Banyak ahli merekomendasikan setidaknya dalam sehari seseorang harus minum 8-10 gelas air (untuk dewasa). Tetapi rekomendasi jumlah yang harus diminum tidak bisa berlaku pada setiap orang dan setiap kondisi. Yang pasti, jangan biarkan tubuh Anda sampai mengalami dehidrasi. Anda juga dapat menambahkan jus atau air perasan lemon ke dalam air hangat untuk menambahkan cita rasa sekaligus memeroleh manfaat peluruhan dan antioksidan.

Minggu, 21 Oktober 2012

Cara Menghilangkan Karang Gigi

Kali ini artikel bagus akan berbagi artikel cara menghilangkan karang gigi, gigi merupakan salah satu alat pencernaan yang sangat vital. Maka dari itu kesehatan gigi harus terjaga, salah satu permasalahan gigi yang banyak dialami adalah karang gigi. Karang gigi akan membuat penampilan tidak menarik dan sangat merusak gigi. 

Selain Masalah Gigi Berlubang (karies) Karang Gigi merupakan penyebab kedua hilangnya gigi. Karang gigi menjadi tempat melekatnya bakteri. Akibatnya timbul berbagai penyakit gusi, misalnya radang gusi (gingivitis). Tandanya gusi berwarna merah mengkilat, licin, agak bengkak dan sering berdarah bila disentuh atau saat menggosok gigi.

Jumat, 05 Oktober 2012

Kurma Tidak Sekedar Pemulih Energi


      Kurma, buah yang terkenal dengan rasanya yang manis, sangat populer di bulan Ramadhan. Dalam haditsnya, Rasullullah menganjurkan berbuka puasa dengan kurma dalam jumlah ganjil. Orang sekaliber Nabi Muhammad saw, pasti memiliki alasan yang kuat mengapa memberi anjuran seperti ini.
Kurma mengandung gula sederhana dalam bentuk glukosa dan fruktosa yang sangat mudah dicerna. Pengolahannya tidak membutuhkan waktu lama. Hasil olahan yang berupa energi sudah dapat langsung dipakai oleh tubuh.

      Bila dibandingkan dengan nasi yang penyerapannya membutuhkan waktu berjam-jam, penyerapan gula dalam kurma hanya butuh waktu 45-60 menit. Oleh karenanya kurma sangat cocok untuk berbuka puasa menurut ahli gizi Luhir Ngudi Setyaningrum. Tidak hanya itu, kurma bahkan mampu mengubah tingkat keasaman lambung menjadi basa setelah 13-14 jam tidak memperoleh makanan dan minuman.

Kamis, 04 Oktober 2012

Benarkah Pil KB Bikin Gemuk?


       Banyak wanita beranggapan bahwa konsumsi pil menyebabkan penambahan berat badannya beberapa kilogram. Akan tetapi, penelitian terbaru tidak menemukan bukti klinis bahwa pil kontrasepsi menyebabkan penambahan berat badan. Jadi, sebenarnya kurang bijaksana jika wanita mengaitkan penambahan berat badan akibat mengonsumsi pil KB.
      Para peneliti di Family Health International-sebuah organisasi nonprofit di Amerika yang aktif dalam kegiatan kesehatan masyarakat internasional—menguji coba 44 jenis kontrasepsi hormonal. Tiga dari penelitian tersebut membandingkan perubahan berat badan pada wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi dengan wanita yang meminum pil plasebo (sediaan yang tidak mengandung obat). Ketiganya tidak memperlihatkan adanya hubungan antara konsumsi pil kb dan penambahan berat badan. Percobaan sisanya, membandingkan antara perubahan berat badan di antara wanita yang minum pil KB yang berbeda. Beberapa wanita mengalami penurunan dan juga kenaikan berat badan, tetapi secara keseluruhan perbedaan kedua kelompok tersebut minimal.

Rabu, 03 Oktober 2012

Hati-hati Memakai Obat Tetes Mata



Penyakit atau gangguan di mata sama-sama menunjukkan gejala mata merah. Jadi, Anda perlu berhati-hati menggunakan obat tetes mata, karena belum tentu cocok dengan gangguan pada mata yang sedang dialami. Menggunakan obat tetes mata tanpa saran dari dokter bisa berbahaya. Ada jenis obat mata yang tidak boleh digunakan (kontraindikasi) untuk penyakit mata tertentu. Sama-sama menyebabkan mata merah, obatnya bisa berbeda.

    Iritasi atau infeksi mata biasanya menyebabkan mata merah. Namun demikian, glaukomo juga menunjukkan mata merah. Dan tentu saja obatnya tidak sama dengan obat untuk iritasi atau infeksi mata.
Obat tetes mata ada beberapa jenis, yang indikasinya berbeda, dan tidak sama cara menggunakannya. Obat tetes mata sebaiknya jangan disimpan terlalu lama jika kemasannya sudah dibuka. Selain konsentrasi obat berubah, mungkin efektivitasnya juga sudah menurun, selain kemungkinan kandungan di dalamnya rusak.
Obat tetes mata untuk mata infeksi sebaiknya langsung dibuang setelah digunakan. Kemungkinan obat tercemar oleh bibit penyakit sewaktu dibuka, besar sekali. Apabila obat tetes mata yang sudah tercemar ini tetap digunakan, alih-alih menyembuhkan, justru memperparah penyakit mata yang sudah ada. 

Selasa, 02 Oktober 2012

Sifat Zat Yang Membahayakan Janin dalam Kandungan


Sifat suatu zat/obat yang memengaruhi perkembangan janin di dalam rahim digolongkan ke dalam:

Teratogenik: agens/zat yang merusak kondisi di dalam rahim,tanpa memandang usia kehamilan. Agens teratogenik merupakan salah satu penyebab perubahan struktural dan perilaku pada janin jika diberikan selama trimester pertama.

Fetotoksik: zat yang menyebabkan perubahan janin pada trimester 2 dan 3.

Trafogen: zat yang dapat mengganggu pertumbuhan janin.

Litogen: zat yang berisiko menyebabkan masalah hukum; berdasarkan hukum tidak berisiko tetapi ditemukan kasus yang dicurigai berkaitan dengan obat tersebut. Sebagai contoh, Bendectin (obat nausea gastrointestine) kombinasi dengan doksilamin suksinat & vit B6. 

Senin, 01 Oktober 2012

Kesehatan Lingkungan


Kesehatan adalah anugerah yang diberikan sang pencipta kepada hamba-Nya. Maka hendaklah sebagai hamba-Nya kita berusaha menjaga dan memelihara kesehatan kita. Karena kesehatan tidak ternilai harganya. Terkadang pada saat kita sehat, kita lupa akan nikmat tersebut dan ketika sakit kita baru sadar dan merasakan betapa kesehatan sungguh sangat berharga.

       Tubuh yang sehat bisa didapatkan dari berolahraga secara teratur, menkomsumsi makananan bergizi, dan lingkungan yang sehat dan bersih. Lingkungan yang sehat terkadang sering tidak kita perhatikan karena kesibukan dalam bekerja sehingga lingkungan sekitar tidak dijaga kebersihannya. Akibat dari lingkungan yang tidak sehat dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, salah satu yang mengkhawatirkan adalah deman berdarah (DBD) karena dapat menyebabkan kematian.

       Kesehatan lingkungan sangat penting untuk dijaga bersama dan harus ada kesadaran dari tiap masyarakat dari semua kalangan betapa penting dan berharganya kesehatan lingkungan.

Tujuan dan Ruang Lingkup Kesehatan Lingkungan

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan dapat dibagi menjadi dua, secara umum dan secara khusus

Tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara umum, antara lain:
  1. Melakukan koreksi atau perbaikan terhadap segala bahaya dan ancaman pada kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  2. Melakukan usaha pencegahan dengan cara mengatur sumber-sumber lingkungan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan hidup manusia.
  3. Melakukan kerja sama dan menerapkan program terpadu di antara masyarakat dan institusi pemerintah serta lembaga nonpemerintah dalam menghadapi bencana alam atau wabah penyakit menular.
    Adapun tujuan dan ruang lingkup kesehatan lingkungan secara khusus meliputi usaha-usaha perbaikan atau pengendalian terhadap lingkungan hidup manusia, yang di antaranya berupa:
  1. Menyediakan air bersih yang cukup dan memenuhi persyaratan kesehatan.
  2. Makanan dan minuman yang diproduksi dalam skala besar dan dikonsumsi secara luas oleh masyarakat.
  3. Pencemaran udara akibat sisa pembakaran BBM, batubara, kebakaran hutan, dan gas beracun yang berbahaya bagi kesehatan dan makhluk hidup lain dan menjadi penyebab terjadinya perubahan ekosistem.
  4. Limbah cair dan padat yang berasal dari rumah tangga, pertanian, peternakan, industri, rumah sakit, dan lain-lain.
  5. Kontrol terhadap arthropoda dan rodent yang menjadi vektor penyakit dan cara memutuskan rantai penularan penyakitnya.
  6. Perumahan dan bangunan yang layak huni dan memenuhi syarat kesehatan.
  7. Kebisingan, radiasi, dan kesehatan kerja.
  8. Survei sanitasi untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi program kesehatan lingkungan